Testi Tentang Biaya Hidup di Kampung Inggris Pare

Biaya Hidup di Kampung Inggris
Biaya Hidup di Kampung Inggris - testi siswaPertanyaan tentang biaya hidup di Kampung Inggris Pare adalah salah hal yang sering menjadi pertanyaan bagi mereka yang punya rencana belajar bahasa Inggris di Pare, khususnya mengenai biaya makan. Adalah wajar pertanyaan tersebut karena rata-rata siswa yang datang ke Pare akan tinggal dalam waktu relatif lama, minimal sebulan sampai 6 bulan bahkan setahun (yg skor TOEFL/IELTS nya tidak naik2). Dengan tahu kisaran biaya hidup siswa, dan tentu orangtuanya, akan bisa menghitung kebutuhan biaya selama tinggal dan belajar di Pare. Bagi saya pribadi yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah, makanan disini sangat murah tentu saja ! Jika dibandingkan daerah asal saya, harga makanan yang sama di Pare hanya sepertiga dari harga normal di Palu sana. Itu berlaku untuk kebanyakan warung yang terdapat di seputar Kampung Inggris dan Pare pada umumnya. Nah, untuk kalian yang ingin berkunjung ke Pare, saya ingin berbagi cerita yang mungkin membantu teman-teman untuk mendapatkan gambaran seberapa murahnya. Biaya hidup di Kampung Inggris berkisar 15K hingga 20K per hari. Jumlah itu adalah hitungan 3 kali makan per hari, mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam. Kalian perlu ketahui, sekali makan umumnya akan menghabiskan 5K-7K tergantung pada pilihan menu. Harganya bervariasi seperti ini :
  1. jika memilih lauk berupa sayur dan tahu tempe atau telur biasanya harganya sekitar 5K,
  2. jika lauk yang kita pilih sayur dan ayam atau ikan (umumnya ikan lele, ikan laut ada juga namun tak sebanyak ikan lele) atau tambahan campuran menu lainnya maka kita hanya perlu membayar sekitar 7K-an. Sebenarnya harga 7K kita udah bisa makan dengan porsi yang lumayan dan enak.
Gimana, murah kan? Iya, sangat murah ! Tapi, bagi saya, jika masih bisa dapat makanan dengan biaya yang lebih murah lagi, why not ? Kata seorang teman saya yang juga belajar di lembaga kursus CLIent, saya adalah orang paling perhitungan yang pernah dia temui setelah sebulan berada di Kampung Inggris ini...wkwkwk. Harap maklum karena saya harus bisa mengatur keuangan dengan baik agar bisa bertahan sesuai target. OK, jika kamu ingin yang lebih murah lagi, kamu bisa masak sendiri. Tapiiii, jangan protes dulu..memang, orang-orang yang tujuannya kursus biasanya tidak mempunyai banyak waktu untuk memasak apalagi harus ke pasar dulu untuk nyari bahan masakan. Jangankan ke pasar dan masak kadang waktu istirahat saja cukup singkat. Memasak ditengah kesibukan saya rasa adalah hal yang akan dihindari oleh kebanyakan orang, kecuali mereka yang ahli dalam manajemen diri dan waktu. Berikut ini adalah alternatif yang bisa menjadi pilihan. Pertama, kamu hanya perlu membeli beras dan masak nasi sendiri. Masaknya pake apa? Beberapa camp atau kost menyediakan alat masak dan makan yang bisa digunakan bersama. Harga beras per kilo adalah 9K-10K. Biasanya per kilo akan cukup untuk 7 hari (tapi ini relatif sih, tergantung porsi makan juga, tapi kalau saya biasanya yaa seperti ini). Anggaplah untuk nasi per hari menghabiskan 1.5K. Selanjutnya, kamu bisa beli sayur masak seharga 2K, lauk berupa tempe tahu 2K, atau kalau kamu pengen ayam atau ikan (umumnya ikan lele sih) atau lauk lainnya, kamu bisa membeli seharga 5K. Nah menu-menu ini cukup untuk 3 kali makan. Totalnya sehari kita hanya mengeluarkan 10.5K. Kita bisa hemat antara 4.5K hingga 9.5K. Nah, ini bisa kamu gunakan untuk membeli buah. Buah biasanya ada yang sudah dikemas dengan harga 1K, cukuplah untuk memperlancar pencernaan. Plus kamu bisa juga membeli susu sebagai penambah energi. Karena kesehatan itu penting. Namun, tetap saja, intinya kalau bisa masak lauk sendiri, itu akan lebih hemat sekitar 2K lagi. Tapi harus diingat ini masih makan pokoknya, gak termasuk jajannya. Kalau jajan ceritanya akan lain lagi. Nah, sudah punya gambaran belum tentang biaya hidup di Kampung Inggris Pare? Murah kan. Semoga hal ini bisa bermanfaat. Kurang lebih seperti itu gambaran umumnya. Oiya, perhitungan diatas semua berdasarkan pengalaman pribadi. Bisa jadi setiap orang punya hitungan yang berbeda-beda tergantung anggaran yang sudah disediakan. Selamat mempersiapkan diri dan sampai jumpa di kampung Inggris !. (Nana)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *