Belajar Bahasa Inggris dari Nol

      Beberapa saat lalu, saya masih sekadar sebagai tutor di sebuah lembaga tenar di Kampung Inggris Pare. Mengisi banyak kelas, dan digemari  banyak siswa yang ingin mereguk ilmu dari saya, khususnya dalam bidang writing yang menjadi keahlian saya.

      Mendadak, saya ada di posisi lain. Membangun sebuah lembaga baru bernama CLIent dimana perjuangan dan pengorbanannya jelas lebih berat, dan gajinya? Tak perlu ditanya bagaimana susahnya menjaga stabilitas ekonomi keluarga di tengah-tengah merintis sebuah usaha. Susah membayangkan bekerja lebih ekstra, nyaris 24 jam, tapi penghasilan berlipat-lipat kecilnya dari gaji yang dulu.

     Hanya saja, jerih dan perih itu di mata saya setimpal dengan visi saya ke depan: menghadirkan sebuah lembaga pembelajaran kursus bahasa internasional, utamanya Inggris dengan sistem paling sistematis dan integratif. Idealisme inilah yang memaksa saya bertahan, berjuang dan meninggalkan lembaga yang lama dimana meskipun ketenaran menyertainya, tapi ia tak memiliki sistem yang menjamin keberhasilan siswanya.

     Bersama dengan CLIent, saya belajar. Menyusun sistem belajar yang lebih baik, mengarahkan para staf, menata regulasi A sampai Z dan mengurus marketing yang menjadi bahan bakar sebuah perusahaan. Masa-masa ini memang kadang menyedihkan, tapi laksana mendung hitam yang selalu diiring sejuknya hujan, masa ini juga menggelikan. Senyum tetap terlukis di setiap kesempatan karena saya percaya bahwa mendung yang gelap akan berakhir dengan warna-warni pelangi yang berkilauan.

     

      Begitulah pula sepatutnya semangat para pembaca, utamanya para siswa di Kampung Inggris Pare yang tengah berjuang untuk menguasai bahasa Inggris. Apalagi yang memang tengah mulai belajar dari titik nol. Tak perlu berkecil hati, dan teruslah jalan ini dititi. Ingat, dunia bukan sehari.

     Menguasai bahasa Inggris sama persis dengan upaya membangun bisnis. Itulah hal yang dulu juga saya rasakan ketika harus membuka buku demi buku, kamus demi kamus, juga menghafal kosakata dan latihan berbicara, mendengarkan sampai menulis dalam bahasa Inggris. Lelah. Berat. Malas. Semuanya bercampur menjadi satu. Hanya saja, satu hal yang perlu digaris bawahi. Selama Anda memiliki visi ke depan, susahnya Anda belajar akan menjadi nostalgia indah yang kelak akan Anda ceritakan pada anak cucu Anda.

Maka bila Anda berhenti sekarang, cerita indah itu akan tiada! [ gud ]

1 Comment

  1. Learn English Language Online Course

    Menarik sekali cerita pengalamannya Mr. Gud. semoga tetap bisa memberikan yang terbaik.

    Reply

Leave a Reply to Learn English Language Online Course Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *