Apa Gunanya Belajar Bahasa Inggris

          Apa sih standar yang tepat untuk mengukur keberhasilan sebuah studi? Sudah tepatkah bila angka atau huruf di rapor kita dijadikan standar keberhasilan kita? Kalo ya, lantas kenapa banyak orang yang nilainya bagus tapi susah kerja, bahkan susah nikah, atau sudah bisa nikah tapi gak mendapatkan pasangan yang shalih atau shalihah? Well, pernahkah kita berpikir ke sana?

         Saya sendiri berpendapat bahwa standar keberhasilan studi adalah saat kita sukses mengaplikasikan dan mengajarkan kembali ilmu kita serta mampu memilah apa yang baik dan apa yang salah dalam disiplin ilmu tersebut. Sebagai contoh, layakkah dikatakan bahwa kita sudah sukses belajar bahasa Inggris kala bertahun-tahun belajar bahasa itu, tapi kita tetap tak mampu mengaplikasikannya dalam bicara atau menulis? Membaca teks bahasa Inggris pun masih susah? Bahkan, memilah mana bahasa yang sopan lagi santun dan bahasa yang kasar untuk digunakan pun kacau?

                    Itulah mengapa sering saya katakan bahwa memahami teori harus selaras dengan aplikasi. Adalah sebuah kesalahan ketika kita belajar, khususnya bahasa Inggris, tapi goalnya hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus atau sertifikat kelulusan sementara keahlian dalam hal itu disepelekan. Kalau sudah itu yang terjadi, lalu apa gunanya belajar bahasa Inggris? [gud]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *