GRAMMAR BAGUS, SPEAKING MULUS VOL 04: SIAP SALAH

Next tips, yang ke tiga tepatnya. Apa itu? Yaps! Don’t blame yourself too often! Gak usah harus merasa benar terus. Remember that our tongue has no bone in! Wajar kalau salah.

Kenapa ini penting? Jadi gini, kadang kita sering menemukan adanya beberapa orang yang merasa bahwa mempelajari Grammar itu tidak penting, bahkan dirasa membahayakan karena dengan belajar Grammar dia merasa Speakingnya jadi melambat, bahkan gak Pe-De. Nah, dalam kasus-kasus semacam inilah, penting seorang student menerima pemahaman agar tidak terlalu risau dengan hal kecil tersebut.

Harus dipahami bahwa asas dari Speaking yaitu tentang bagaimana membuat orang lain memahami apa yang kita maksudkan. Kadang, dengan bahasa yang agak salah pun orang bisa memahami hal tersebut, dan itulah kenapa kita katakan bahwa ketika kita udah belajar Grammar, lalu ingin menerapkannya, tapi masih sering keplintir-plintir, ya udah. Slow aja!

The main point is that you have to practice massively. Justru yang terbaik adalah, biarkan diri kita salah di depan orang lain sehingga kita dikoreksi olehnya. Semakin sering kita dikoreksi, semakin kuat ingatan kita. Seorang siswa saya yang sekarang di Australia, misalnya. Sebutlah namanya Molli. Dalam satu program yang saya gagas, yaitu speech correction atau dulu biasa disebut dengan speaking In style, sebuah program pagi di camp CLIent, dimana para siswa diwajibkan menutur ulang sebuah cerita dengan English, dan para tutor atau siswa lainnya mengoreksi kesalahan Grammar, Pronoun, formal tidak formalnya, juga Coherensinya. Molli di awal meeting sering terbata-bata ketika bicara, juga sering mengulang kata like that, dan karena sering kena tegur tiap presentasi, akhirnya ilang tuh kata. Malah, di akhir sessi, dalam final tes kelas regulernya yang kami konsep menyerupai IELTS itu, dia termasuk siswa yang paling sistematis bicaranya. Alhamdulillah, videonya masih tersimpan dalam dokumentasi CLIent hingga sekarang.

Kesimpulannya, guys…. 3 tips yang telah kita bahas dari awal patut buat dicoba agar Speaking kita tetap lancar, tapi juga Grammatical: belajarlah materi inti Grammar, jangan lupa nonton video plus niruin gaya orang di video itu, lalu biarkan orang lain banyak mengoreksi. The more you make mistake and get correction, the more you remember it. Well, moga menginspirasi!!! [ gud ]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *